“Wah, gm ne, kok mau enaknya sendiri saja”.
Begitu mungkin tanggapan teman-teman membaca beberapa postingan dari saya yang isinya cuma copy paste alias plagiat? Astaghfirullah, bukan maksud saya seperti itu. Hanya saja memang tidak dapat dipungkiri bahwa adanya kemudahan untuk mengcopy-paste satu tulisan, seakan menjadi ‘kambing hitam’ sehingga perbuatan yang secara terang-terangan sangat dibenci dalam Islam ini menjadi satu ke’umum’an.
“Waduh, ini mau menulis biografi para imam mujtahid je, kok malah membahas plagiatisme…” Jadi begini saja, biar tidak dianggap sebagai plagiat, mending baca saja biografi para tokoh yang sangat disegani oleh kaum muslimin ini dalam http://id.wikipedia.org/wiki/ Di alamat ini sudah bisa lengkap kita membaca dan menelaah berbagai informasi, termasuk biografi para imam mujtahid. OK?
“Lalu gimana caranya?”
Walah, itu mudah saja, tingga tulis kata yang dimaksud di kolom ‘pencarian’ atau ’search’. Tapi bisa juga langsung lewat tab diatas, dimana terdapat tulisan alamat: http://id.wikipedia.org/wiki/ selanjutnya tinggal ditambah kata – kata yang dimaksud dengan menambah tanda underscore diantara selang kata-nya.
“Mau dicontohin dunk!!??”
Begini ; misalnya mau mencari biografi Imam Bukhari, maka tinggal ketik saja http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari lalu enter. Selanjutnya, tinggal dicoba-coba saja. Beres bukan…?




